Hi teman-teman semua!
Apa kabar semuanya?
Aku sendiri baik-baik saja �
Saat ini aku sedang menikmati libur pergantian semester ganjil ke genap.
Total liburannya adalah tiga bulan, tapi aku memutuskan untuk menikmati liburan hanya satu bulan saja dan dua bulan sisanya akan aku gunakan untuk belajar praktek kenotariatan, yaitu dengan magang di kantor notaris.
Kalau teman-teman sendiri bagaimana?
Apa yang sedang kalian lakukan akhir-akhir ini?
Dan karena sedang liburan,
mungkin aku akan rajin mem-post kesibukanku beberapa hari yang lalu dan rencana- rencana kedepan�
ehehe�
Lalu bagaimana dengan kabar novelku?
Novel yang pernah aku post di instagram beberapa waktu yang lalu,
telah di baca oleh editor Gagasmedia.
dan hasilnya adalah aku disuruh untuk memperdalam konflik, karakter, dan lainnya.
Pokoknya aku wajib untuk belajar menulis lagi.
Alasannya adalah novel kedua harus menunjukan perkembangan lebih dari novel pertama.
Editor Gagas, Kak Iwied, memberikan aku beberapa buku yang wajib aku baca untuk perbaikan novel kedua.
Buku-buku dan wajib itu adalah :
1. Refrain;
2. Remember When;
3. Montase;
4. Ketika Cinta;
5. dan yang terakhirnya adalah Taktik Menulis Draft Pertamamu, yang pernah aku jadikan bahan give away.
Kak Iwied bilang sama aku,
kalau sekarang ini yang dibutuhkan adalah belajar.
Bakat menulis enggak cukup untuk menghasilkan karya yang bermutu, karya yang mampu untuk bersaing.
So�, intinya saat ini aku sedang dalam tahap belajar menulis yang bermutu.
Jadi teman-teman mohon sabar menunggu Karizza Rakmavika yang sudah 1.5 tahun tidak menghasilkan karya lagi ya.
Mohon terus mendukung aku ya�
ehehehe�
Lalu selanjutnya
aku ingin berbagi tentang kesibukan lain aku selain kuliah dan menulis, yaitu
Belajar Bahasa Korea
Aku rasa sudah merupakan rahasia umum kalau aku sangat menyukai Korea Selatan, bukan hanya karena drama dan K-pop nya, tapi juga budaya dan bahasanya.
Les aku yang kali ini bukan pertama untuk aku.
Aku sudah pernah belajar sendiri, kemudian les di Pusat Budaya di UI Depok, namun rehat 1 tahun karena disuruh oleh papa untuk belajar Mandarin yang menurutnya lebih penting.
Tapi akhirnya inilah yang terjadi, aku kembali menekuni bahasa korea di Equity Tower SCBD.
Aku rasa inilah yang disebut dengan passion.
Sebegitu cintanya aku dengan budaya korea ini, hingga semua kesulitan seperti
perjalanan yang memakan waktu selama 2 jam, kemacetan kota jakarta,
menerjang panas matahari dan hujan,
tapi aku semua itu enggak jadi masalah untukku.
Seperti derasnya hujan kemarin siang sewaktu aku menunggu bus, seharusnya aku tidak mau lagi meneruskan les ini. Tapi entah kenapa, aku tidak pernah berpikir untuk berhenti.
mungkin inilah yang disebut dengan passion,
hal yang sangat kita senangi dan membuat kita tidak berpikir untuk berhenti melakukannya.
bila dilihat dari post di Instagramku, maka sudah hampir 2 bulan lebih aku bolak balik tangerang jakarta.
Hal yang paling aku senangi dari Pusat Kebudayaan Korea Selatan di Jakarta ini adalah perpustakaannya.
di perpustakaan ini kita dapat meminjam CD lagu, DVD film dan drama, juga buku-buku korea. Dimataku, perpustakaan ini adalah candyland. Tempat yang sangat menyenangkan�
sangat amat menyenangkan.
Sneak peak another part of KCC Indonesia,
Buat yang tertarik untuk datang, bermain, dan bahkan les �
bisa di klik disini:
sekian untuk hari ini,
xoxo
Karizza Rakmavika
@ rumah wortel III





0 komentar:
Posting Komentar