Hai Hai...,
sedikit malu rasanya menyapa kawan-kawan,
setelah berhutang 1 post mengenai kelas menulis Day 3 yang seharusnya dipost minggu lalu...
dan seharusnya sekarang aku mem-post materi kelas menulis Day 4...
yakan? but... better late than never-kan? ehehe... *excuse*
Sedikit agak sibuk beberapa hari belakangan ini,
mengejar dateline project untuk mendapatkan gelar dari kampus tercinta...
but it worth it ! soalnya... skripsi udah di accept.. ehehe...
yang tersisa sekarang adalah urus2 jadwal sidang dkk..
please..., pray for me and keep support me..
cukup sudah untuk cuap-cuapnya...
dan balik ke tujuan awal, sharing materi kelas menulis Day 3...
ehehe...
materi hari ke 3 ini talking about plot..
dan akan dilanjutkan lagi pada materi hari ke 4 nanti (promise will post about it asap )
*BEBERAPA PERSOALAN DALAM PLOT
Jadi didalam plot biasanya mengandung beberapa peristiwa tidak terduga, yaitu : (1) kebetulan yang menggerakan cerita, (2) Dewa penolong, dan (3) kebetulan yang diada-ada.
Peristiwa tidak terduga yang pertama, yaitu peristiwa yang menggerakan cerita adalah peristiwa yang sangat boleh untui digunakan karena memang wajarnya sebuah cerita itu dimulai dari sebuah peristiwa yang tak terduga dan berada di luar kendali dari tokoh utama. Dari adanya peristiwa tidak terduga inilah, nantinya tokoh utama akan memulai pertualangannya.
Sedangkan peristiwa tidak terduga, yaitu kehadiran dewa penolong dan kebetulan yang mengada-ada adalah hal yang akan melemahkan cerita. Karena dalam dunia fiksi, pembaca menghendaki tokoh utama dapat menyelesaikan setiap krisis dan konflik dihadapannya secara masuk akal bukan dengan dewa penolong ataupun sesuatu diluar peristiwa sebab dan akibat.
*BEBERAPA PERTIMBANGAN DALAM MENGGARAP PLOT
dalam membuat plot ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu (1) Logika cerita, (2) titik titik penting dalam cerita, (3)berpikir ttg akhir cerita.
Dalam membuat cerita yang masuk akal maka setiap kesulitan, tindakan, setiap kejadian dalam cerita harusnya dilandasi oleh adanya hukum sebab akibat. Suatu peristiwa yang terjadi hari ini adalah akibat dari kemarin, dan peristiwa yang terjadi hari esok adalah akibat dari hari ini.
kemudian agar cerita menarik dan memudahkan kita dalam membuat cerita maka kita harus memikirkan titik-titik penting atau peristiwa-peristiwa apa yang kita ingin masukan dalam cerita kita. Setelah titik-titik penting itu terbentuk barulah kita membuat untaian-untaian benang penghubung dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya dengan hukum sebab akibat agar masuk akal.
mengenai ending, ini adalah bebas dan bukan keharusan, dimana ada beberapa penulis yang membuat karya tulisnya dari ending yang dia ingini,
kemudian dari ending itu barulah penulis memikirkan adegan-adegan mendukung untuk tercapainya ending tersebut.
*BEBERAPA SARAN TENTANG PLOT
perhatikan moment yang tepat untuk membuka kisah di novel kita, karena kisah awal kita ini adalah moment dimana pembaca memutuskan untuk meneruskan membaca atau menutupnya.
saran yang baik adalah potong ditengah... jadi sajikan cuplikan cerita tengah kisah kita.
kemudian dalam membuat plot kita juga perlu mengenai secara detail dan mendalam dari karakter tokoh kita, dengan begitu kita bisa menuliskan kisah dengan mengalir karena kita mengenal mereka.
*HAL-HAL YANG PENTING DALAM MENYUSUN PLOT
(1) Karakter yang masuk akal dan mengundang simpati;
(2) Persoalan yang dihadapi oleh karakter utama;
(3) Upaya dari tokoh utama untuk mengatasi masalahnya;
(4) Krisis, kesempatan terakhir untuk atasi masalah;
(5) Resolusi
*HAL-HAL YANG UMUMNYA MENJADI MASALAH DALAM PLOT
(1) MELANTUR: tidak jelas kemana arah cerita. dikarenakan penulis memulai cerita tanpa gagasan yang jelas. penyelesaiannya adalah tulis ulang.
(2) PUYENG: Ceritanya membingungkan, terlalu banyak karakter dan hal yang ingin diceritakan. Dikarenakan tidak tegas menceritakan tentang siapa dan cara bercerita yang tepat. Penyelesaiannya adalah kurangi jumlah karakter.
(3) MENGABAIKAN KARAKTER : unsur-unsur plot telah ada namun cerita tanpa tujuan. dikarenakan penulis mengabaikan karakter utama dalam cerita. penyelesaiannya adalah kembali bangun tokoh-tokoh dalam cerita.
(4) ENDING MENGECEWAKAN : Ending mudah tertebak, pengarang gagal untuk mengecoh pembaca. penyelesaiannya adalah susun kembali plotnya.
hah... inilah kira-kira resume dari bahan kelas menulis day 3..
semoga berguna yaa..
best regard,
karizza rakmavika
sedikit malu rasanya menyapa kawan-kawan,
setelah berhutang 1 post mengenai kelas menulis Day 3 yang seharusnya dipost minggu lalu...
dan seharusnya sekarang aku mem-post materi kelas menulis Day 4...
yakan? but... better late than never-kan? ehehe... *excuse*
Sedikit agak sibuk beberapa hari belakangan ini,
mengejar dateline project untuk mendapatkan gelar dari kampus tercinta...
but it worth it ! soalnya... skripsi udah di accept.. ehehe...
yang tersisa sekarang adalah urus2 jadwal sidang dkk..
please..., pray for me and keep support me..
cukup sudah untuk cuap-cuapnya...
dan balik ke tujuan awal, sharing materi kelas menulis Day 3...
ehehe...
materi hari ke 3 ini talking about plot..
dan akan dilanjutkan lagi pada materi hari ke 4 nanti (promise will post about it asap )
*BEBERAPA PERSOALAN DALAM PLOT
Jadi didalam plot biasanya mengandung beberapa peristiwa tidak terduga, yaitu : (1) kebetulan yang menggerakan cerita, (2) Dewa penolong, dan (3) kebetulan yang diada-ada.
Peristiwa tidak terduga yang pertama, yaitu peristiwa yang menggerakan cerita adalah peristiwa yang sangat boleh untui digunakan karena memang wajarnya sebuah cerita itu dimulai dari sebuah peristiwa yang tak terduga dan berada di luar kendali dari tokoh utama. Dari adanya peristiwa tidak terduga inilah, nantinya tokoh utama akan memulai pertualangannya.
Sedangkan peristiwa tidak terduga, yaitu kehadiran dewa penolong dan kebetulan yang mengada-ada adalah hal yang akan melemahkan cerita. Karena dalam dunia fiksi, pembaca menghendaki tokoh utama dapat menyelesaikan setiap krisis dan konflik dihadapannya secara masuk akal bukan dengan dewa penolong ataupun sesuatu diluar peristiwa sebab dan akibat.
*BEBERAPA PERTIMBANGAN DALAM MENGGARAP PLOT
dalam membuat plot ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu (1) Logika cerita, (2) titik titik penting dalam cerita, (3)berpikir ttg akhir cerita.
Dalam membuat cerita yang masuk akal maka setiap kesulitan, tindakan, setiap kejadian dalam cerita harusnya dilandasi oleh adanya hukum sebab akibat. Suatu peristiwa yang terjadi hari ini adalah akibat dari kemarin, dan peristiwa yang terjadi hari esok adalah akibat dari hari ini.
kemudian agar cerita menarik dan memudahkan kita dalam membuat cerita maka kita harus memikirkan titik-titik penting atau peristiwa-peristiwa apa yang kita ingin masukan dalam cerita kita. Setelah titik-titik penting itu terbentuk barulah kita membuat untaian-untaian benang penghubung dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya dengan hukum sebab akibat agar masuk akal.
mengenai ending, ini adalah bebas dan bukan keharusan, dimana ada beberapa penulis yang membuat karya tulisnya dari ending yang dia ingini,
kemudian dari ending itu barulah penulis memikirkan adegan-adegan mendukung untuk tercapainya ending tersebut.
*BEBERAPA SARAN TENTANG PLOT
perhatikan moment yang tepat untuk membuka kisah di novel kita, karena kisah awal kita ini adalah moment dimana pembaca memutuskan untuk meneruskan membaca atau menutupnya.
saran yang baik adalah potong ditengah... jadi sajikan cuplikan cerita tengah kisah kita.
kemudian dalam membuat plot kita juga perlu mengenai secara detail dan mendalam dari karakter tokoh kita, dengan begitu kita bisa menuliskan kisah dengan mengalir karena kita mengenal mereka.
*HAL-HAL YANG PENTING DALAM MENYUSUN PLOT
(1) Karakter yang masuk akal dan mengundang simpati;
(2) Persoalan yang dihadapi oleh karakter utama;
(3) Upaya dari tokoh utama untuk mengatasi masalahnya;
(4) Krisis, kesempatan terakhir untuk atasi masalah;
(5) Resolusi
*HAL-HAL YANG UMUMNYA MENJADI MASALAH DALAM PLOT
(1) MELANTUR: tidak jelas kemana arah cerita. dikarenakan penulis memulai cerita tanpa gagasan yang jelas. penyelesaiannya adalah tulis ulang.
(2) PUYENG: Ceritanya membingungkan, terlalu banyak karakter dan hal yang ingin diceritakan. Dikarenakan tidak tegas menceritakan tentang siapa dan cara bercerita yang tepat. Penyelesaiannya adalah kurangi jumlah karakter.
(3) MENGABAIKAN KARAKTER : unsur-unsur plot telah ada namun cerita tanpa tujuan. dikarenakan penulis mengabaikan karakter utama dalam cerita. penyelesaiannya adalah kembali bangun tokoh-tokoh dalam cerita.
(4) ENDING MENGECEWAKAN : Ending mudah tertebak, pengarang gagal untuk mengecoh pembaca. penyelesaiannya adalah susun kembali plotnya.
hah... inilah kira-kira resume dari bahan kelas menulis day 3..
semoga berguna yaa..
best regard,
karizza rakmavika