Belajar Menulis Non Fiksi Part 1 - MENULIS REVIEW -REVIU
Hai!
Halo semuanya!
*lambaikan tangan tanan dan tersenyum*
Pada postingan beberapa hari lalu,
yang berjudul 'Apa Kabar Karizza Rakmavika ? ,
aku bercerita tentang keinginan aku untuk belajar menulis non fiksi dan kesediaan Kak Rani untuk menjadi mentorku.
Setelah aku menerbitkan 'Secret Admirer', ada banyak teman-teman yang mengirimkan pertanyaan tentang cara menulis yang baik dan hal-hal lain terkait dengan dunia tulis menulis baik via twitter (@rakmavika_girl) ataupun email (karizza.rakmavika@gmail.com).
Melihat keadaan itu, aku memutuskan untuk berbagi mengenai mentoring yang Kak Rani berikan kepadaku.
Jadi�,
mulai sekarang akan ada kategori 'Belajar Menulis Non Fiksi'
yang akan berisi tentang hal-hal yang dimentoring oleh Kak Rani untuk aku.
Nah!
Untuk tugas pertama Kak Rani menyuruhku untuk menuliskan sebuah review
atau 'Reviu' -dalam bahasa Indonesianya- dari sebuah buku yang sudah aku baca.
Sebelum membuat reviu itu,
aku sempat bertanya kepada Kak Rani, gimana sih reviu yang baik dan benar?
Tapi bukannya menjawab, Kak Rani malah menyuruhku untuk membuat semampu aku.
Alhasilnya setelah aku meng- google mengenai reviu buku, auk membuat reviu dari salah satu buku favorite-ku STEAL LIKE AN ARTIST yang di tulis oleh Austin Kleon.
Dengan penuh semangat aku menjabarkan isi buku STEAL LIKE AN ARTIST dengan detail, menyebutkan hal-hal yang aku sukai dari buku tersebut, lalu mengirimnya kepada Kak Rani.
Jujur!
Aku sangat berharap Kak Rani akan terkagum-kagum dengan reviu yang aku buat
dan memuji kehebatanku. Namun nyatanya reviu yang Aku buat SALAH TOTAL !
Menurut Kak Rani,
Tulisan yang aku kirimkan padanya, bukanlah reviu melainkan hanya laporan biasa dan membuat orang lain malas membaca STEAL LIKE AN ARTIST karena mungkin jadi sudah mengetahui isi dari buku tersebut.
Sedangkan reviu yang baik adalah tulisan yang membuat orang lain penasaran dan ingin membaca buku tersebut.
Penulisan Reviu sendiri terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu:
*Pembukaan
berisi analogi atau trigger yang membuat pembaca penasaran dengan buku yang di reviu.
*Body
berisi tentang kekuatan atau kelebihan dari buku yang di reviu.
*Kesimpulan
berisi pernyataan yang membuat pembaca reviu semakin ingin membaca buku yang di reviu.
Point penting dari semua reviu adalah
membuat pembaca penasaran dengan buku yang kita reviu,
sehingga kita harus dapat menjabarkan kelebihan-kelebihan dari buku yang kita reviu
tanpa spoiler- menceritakan isi dari buku tersebut.
Untuk teman-teman yang ingin melihat contoh reviu buku
yang baik dan benar, Kak Rani menyarankan untuk melihat reviu buku di Newsweek.
Sekian dahulu sharing dari aku,
Apabila ingin berkomunikasi dengan aku
feel free untuk kontek aku via :
email : karizza.rakmavika
Twitter : @rakmavika_girl
Instagram : @zsa_rakmavika
Best regard,
Karizza Rakmavika <3
0 komentar:
Posting Komentar