Jumat, 28 Agustus 2015

This is Major


Gather round children, it's time for a story!  I crafted this one just for you to read right now instead of brainlessly scrolling through your Facebook news feed.


The date? July 6th, Eric's birthday.  The problem?  I didn't get him a very good birthday gift.  The solution?  Take a pregnancy test -- because even if you're not super stoked about a positive result you have to pretend to be and that's enough for me.  Test came back negative, though, so I had to come up with other ways to make his birthday magical: think Christmas lights, a clean garage, and Anna's ho-made chocolate cake.  Oh and a wife who can still chill the f out with a cocktail.  Not a bad second prize.




Anyway, I told Eric about the negative test and he squeezed me and said "let's try again!" and I was like "you would say that" and then we laughed and carried on with our summer and I didn't give much thought to the baby situation. I had too much fun to even think about pregnancy or ovulation or why I still hadn't gotten a period? (TMI? Just wait for the months to come, friends.) Plus, I was planning on going back to work in the fall, so maybe it would be better to just wait a bit longer?  And thus, it was settled: Party on, Wayne.  Party on, Garth.


7 weeks pregnant.  Such a proud moment.

Except.
Except a few weeks after Eric's birthday we were at our blessed family reunion where we play hard all day, every day...and I was having a difficult time getting up and going, having a hard time catching my breath during our morning boot camp, constantly snacking, secretly looking so forward to laying down with Gracie for her nap, not being able to stomach any of the truly gourmet meals or delightful bottles of wine we enjoy each evening.  I thought maybe I had a little bug, one of my cousins did and she was out of commission for the week, poor thing. I even remember thinking, "geez maybe she's pregnant!?" And God laughed. AT me, not with me. The icing on the cake was when my sister Eden said she noticed me doing the same facial tick I had when I was first pregnant with Grace.  Some sort of nose and upper lip scrunch.  Apparently it's a thing.  So I decided, upon returning home from the cottage, that maybe it would be a good idea to take another pregnancy test.  And sure enough.




My first thought?
WTF.

Suddenly it all made so much sense.  My insatiable desire for Cheetos, bloody mary's with a beer chaser, Cherry Cokes, naps...yes, YES it feels like two and half years ago when I thought I was going bananas in my want for these things.  I'm pregnant.

I'm pregnant! 


No I'm not in shock and yes, I know, I'm glowing.  Be jealous.

So, how pregnant are you, Erin?  Great question.  Let's call the Dr.  I filled my awesome nurse in on all the details and she suggested an ultrasound so we can see how big this little nugget is.  She speculated maybe 5 weeks based on the details, I thought more like 7 based on my symptoms. Survey says?

10.  10 weeks.  Oops.  Sorry little party baby.  So, so sorry.

Turns out my first test was likely a false negative, or I was just a day or two early to get an accurate dosage of hormone.  (First Response? More like WRONG RESPONSE.) Anyway, I would highly recommend not finding out you are pregnant and being very busy because the first trimester has just flown by and I was able to be pretty chill about the whole thing.  New kid, I like your style.  Thanks for letting mama get her party on.  You're already a champ in my book.

Now you know I have a lot of thoughts and feelings, generally.  This new situation is no different.  But that's fodder for a future post or two.  Now's the time for me to tell you that I am through my first trimester (hooray!), I'm due on March 10th, no I will not be going to work in the fall (I am sad about this and I tried, I tried Ford friends!) yes we will be finding out the gender, and yes I am over the moon excited and also I am nauseous and tired.

(And in case you feel compelled to call CPS, I talk a big game and don't drink to excess, usually.  Except beer pong.  So, so sorry.)


Minggu, 16 Agustus 2015

K-Pop Talk with Prof. Stephen Epstein - Bincang K-pop Bersama Prof. Stephen Epstein



Selasa, 4 Agustus 2015 
aku menerima email dari Korean Culture Center, Jakarta 
berupa undangan untuk acara K-pop Talk dan Movie Screening 
bersama dengan Prof Stephen Epstein dari Victoria University of Wellington. 
Melihat tema acaranya dan  pembicaranya, 
tanpa berpikir panjang, aku segera mendaftarkan diriku
untuk sesi K-pop Talk dan Movie Screening. 

-
Tuesday, 4th August 2015 
Suddenly I received email from Korean Culture Center, Jakarta 
about invitation for K-pop Talk and Movie Screening 
by Prof. Stephen Epstein from Victoria University of Wellington.
Look at the topic also the speaker, 
i immediately book sit for both of session. 

-


Bagi yang tidak tahu tentang Prof. Stephen Epstein, 
berikut aku berikan sedikit informasi mengenai beliau. 
Prof. Stephen adalah salah satu staff sekaligus pengajar 
di Victoria University of Wellington. Pada perjalanan kariernya, 
Prof Stephen Epstein mendalami bidang 
budaya kuno mediterania dan kontemporer Korea. 
Namun akhir-akhir ini, Prof. Stephen lebih fokus  ke budaya Korea. 
Hal tersebut terlihat dari topik-topik yang ditelitinya akhir-akhir ini. 

Untuk profil lengkap dari Prof. Stephen Epstein 
bisa kamu lihat disini

Jadi beliau orang yang sangat tepat sebagai pembicaran tentang 
K-pop  bukan ? 

-
For every one who still don't know about 
Prof. Stephen Epstein, 
you can find information about him, here

So�, 
what do you think? 
he is the right person to talk about  K-POP right? 
-

 Aku bersama dengan Prof. Stephen Epstein / Me with Prof. Stephen Epstein 
Dia orang yang sangat ramah/ He is very down to earth 


Karena perbincangan saat K-pop Talk bersifat narasi,
untuk memudah pemahaman teman-teman
akan aku buat menjadi point-point :


1. Gelombang Hallyu atau Hallyu wave dari K-Pop adalah Hallyu 2.0. 

Dimana Hallyu Wave yang pertama itu beredar melalui drama atau K-drama. 
Berbeda dengan Hallyu 1.0, Hallyu 2.0 beredar melalui sosial media dan teknologi
seperti youtube, website, dan lainnya . 

2. Fenomena mengenai K-pop telah dimulai pada awal tahun 2010, 
namun semakin menanjak di tahun 2012, 
yaitu sejak fenomena lagu Gangnam Style oleh Psy. 
Oleh karena itu semakin  banyak diadakan penelitian mengenai K-pop 
sejak tahun 2012 dan pada akhirnya membuat banyak 
buku mengenai K-pop bermunculan di tahun 2014. 

3. Ada beragam alasan yang membuat K-pop menjadi sangat menarik. 
Alasan pertama adalah karena K-pop adalah hal yang tidak terkenal, 
lalu menjadi pusat perhatian mendunia secara mendadak. 
Selain itutindakan dari para K-pop fans sangat menyukai Kpop dan saling berkomunikasi. 
Tak jarang mereka bersama-sama melakukan hal yang sangat menarik perhatian.
seperti membuat flashmob, video cover dance di youtube, dan lainnya. 
alasan lainnya adalah keberhasilan lagu Gangnam style oleh Psy. 

4. Hal-hal tersebut diatas membuat masyarakat dunia, 
berpikir bila popularitas benar-benar mendunia. 
Namun data fakta yang tersaji dari statistik youtube dan mesin pencari Google. 
tidaklah demikian. 
Dimana statistik jumlah penonton video K-pop di Youtube masih kalah jauh
 dengan jumlah penonton video penyanyi mendunia lainnya, 
seperti One Direction, Taylor Swiff, dan laiinya. 
Yang mana bila Kpop benar-benar mendunia, 
seharusnya jumlah penontonnya bersaing. 
Kemudian, apabila dilihat dari statistik mesin pencari Google, 
jumlah orang yang mencari K-pop mengalami kenaikan drastis pada tahun 2012 
(tahun keluarnya lagu Gangnam Style oleh Psy) dan terus mengalami penurunan pada tahun-tahun berikutnya. 

berdasarkan data-data tersebut. 
Prof. Stephen Epstein berharap 
agar para penggemar K-pop tidak berharap apabila 
kepopuleran dari K-pop akan benar-benar mendunia. 

5. Lalu apa yang menyebabkan masyarakat dunia berpikir bahwa popularitas 
K-pop benar-benar mengglobal. 
Sesungguhnya, pemilikiran tersebut disebabkan 
oleh permainan media. Yang mana media, terutama Korea Selatan, 
selalu memberikan kesan apabila popularitas K-pop mendunia. 
Contohnya adalah artikel yang menyatakan bila boy band/ girl band 
berhasil mengadakan konser yang sukses di Negara X dan lainnya. 
atau tiket konser penyanyi ini terjual habis dalam 5 menit. 
Faktor lainnya adalah para fans K-pop selalu membawa nama-nama negara mereka. 
Seperti contohnya K-pop fans argentina atau K-pop fans Arab. 
hal itu membuat orang-orang berpikir bila K-pop benar-benar mendunia. 
padahal apabila dilihat dari jumlahnya, jumlah penggemar di negara itu tidaklah banyak. 

6. Berdasarkan jumlah statistik mesin pencari Google dan Youtube 
terlihat bahwa K-Pop menuai popularitas di negara muslim dan asia tenggara. 
Kemungkinan hal ini dikarenakan oleh negara-negara tersebut lebih
 cocok pada budaya K-pop daripada barat. 

7. Bila dilihat dari jenis kelamin, pencinta K-pop adalah perempuan 
dengan range umur  remaja  hingga dewasa muda (usia 20an) 

8. untuk menjadi seorang K-pop fans dibutuhkan : 
a. uang : untuk membeli merchandise, album, kostum untuk cover dance dkk; 
b. akses : karena Hallyu 2.0 terkenal melalui techonologi informasi; 
c. telah mengalami hal yang serupa, seperti misalnya dulu adalah penggemar 
manga, penggemar J-pop, penggemar anime, dan lainnya. 
inilah salah satu penyebab mengapa Kpop mudah di terima di Jepang. 

9. Biarpun popularitas Kpop mengalami penurunan, 
tapi Prof. Stephen Epstein percaya bahwa popularitas 
dari budaya korea akan semakin meluas. 

10. Kpop memang memberikan banyak efek positif pada Korea Selatan, 
namun juga memberikan efek negatif, 
salah satunya adalah pandangan akan perempuan 
yang menarik adalah perempuan yang bertubuh kurus. 
Hal itu membuat banyak perempuan di Korea Selatan berdiet ketat dan kurang gizi, 
tak jarang juga untuk para prianya. 
Saat ini index berat badan perempuan Korea Selatan 
adalah yang paling ringan. 

-
Because Kpop talk so long and narrative, so decide to 
 summarize it :  

1. Hallyu wave comes from K-pop is Hallyu 2.0. 
The first Hallyu wave came from Korean Drama or K-Drama. 
Hallyu wave 2.0 became popular through social media dan technology platform
such as youtube, website, etc. 

2. The phenomenon of K-pop started from early 2010
and reached a peak in 2012, 
thanks to Gangnam Style by Psy. 
After that, people started to do a lot of research about K-pop. 
That why a lot of book than about K-pop came up in 2014.

3. There are a lot of reason why K-pop really interesting. 
a. Because K-pop suddenly become so popular; 
b. Bounding of Kpop fans so strong and they often 
do something that really draw attention 
like flashmob, dance cover, or song cover in youtube; 
c. again. popularity of  Gangnam Style by Psy. 

4. A lot of people think that 
Kpop really that big. that famous. that global. 
But statistic fact from Youtube and google expose that Kpop 
NOT that big. NOT That Famous. NOT that Global. 
the viewer of Kpop video not as many as viewer who watch world singer 
like one direction, taylor swift, etc. 
and then, 
statistic from google show that a lot of people search about Kpop 
in 2012 (year where Gangnam Style publish) 
but keep decreasing after that. 

So, 
Prof. Stephen Epstein want all the K-pop fans 
know that Kpop not that famous. 

  5. Then what makes people think that kpop really really famous?
a. Media expose, especially media in South Korea 
which always said that Kpop really famous in other country. 
For example that Boy band/ girl band make a successful concert in X 
or the ticket concert of X boy band/ girl band sold out in 5 minutes 
b. Kpop fans always bring national identity 
like Kpop Fans Argentina, Kpop fans arab. 
that title make people think that Kpop really world widely famous. 

6. Statistics from google and youtube 
show that Kpop really famous in muslims dominant countries 
and also south east asia. 
Maybe because these countries can accept Korean Culture better 
that western culture 

7. Majority of Kpop fans are women.
range of ages start from teen to late teens (20s)

8. To become Kpop Fans you need : 
a. money : like for buy merchandise, costume, etc; 
b. access : because hallyu 2.0 famous through social media from technology 
c. similar experience : ever be fans of anime, Jpop, manga , etc 

9. Even though the popularity of Kpop decrease, 
but Prof. Stephen Epstein believe that popularity of Korean Culture 
will increase. 

10. Kpop brings a lot of positive thing to South Korea, 
but there is some negative effect too. 
One of them is perspective of beauty. 
Skinner is prettier. 
This perspective makes korean girl diet to hard and malnutrition. 
This is happen to some of korean man too 

-

Lalu bagaimana dengan movie screening? 
karena jadwalnya agak malam, 
aku memutuskan untuk tidak menontonya. 
sekian informasi mengenai Kpop dari aku. 
apabila ingin berkomunikasi, 
jangan ragu untuk mencari aku via : 

email : karizza.rakmavika@gmail.com 
instagram : @zsa_rakmavika
twitter : @rakmavika_girl

-

so� what about movie screening? 
well�, because it's start pretty noon 
I decided to not join that session. 
So that all what i want to share about kpop. 
don't hesitate to chat me via : 
email : karizza.rakmavika@gmail.com 
instagram : @zsa_rakmavika
twitter : @rakmavika_girl

-

xoxo 
Karizza Rakmavika 

Kamis, 13 Agustus 2015

SOLO TRAVEL TO SEOUL, SOUTH KOREA - SOLO TRAVEL KE SEOUL, KOREA SELATAN

In Front of JJajangMyeon Museum in China Town, Incheon.
Di Depan Museum JjangjaMyeon di China Town, Incheon.  


Ya�, Sesuai dengan Judul dari post ini.
Dalam berapa bulan lagi,
Aku akan mencoba berwisata sendiri a.k.a Solo Travel ke Seoul.
Dan aku sangat tidak sabar untuk segera melakukannya! 
Yeay!
-
As mention in title,
in couple of months, I will go Solo Travel to Seoul!
I really really can't wait to do it!
Yeay!

-


Kalau berjalan sesuai dengan rencana,
maka perjalanan ke Seoul beberapa bulan ke depan
adalah Solo Travel aku yang pertama.
Selama ini aku selalu tidak pernah traveling sendiri. 
Aku selalu berpergian bersama keluarga atau bersama dengan teman-teman yang seru! Nona adalah salah satunya. 
Karena bila kamu mengenal aku adalah orang yang: 
1. Tidak bisa sendirian karena pasti akan merasa kesepian; 
2. Merasa males untuk google tempat-tempat seru; 
3. Tidak bisa baca peta,
Tidak dapat mengingat jalan
 
as a result gampang nyasar! 

Jadi Solo Travel ini adalah suatu hal yang berada di luar zona nyaman aku.
suatu hal yang cukup menyeramkan untuk aku.
Tapi Hey!  
Bukankah kesuksesan berada di luar zona nyaman kita? 

Dan Hey! Satu lagi adalah 

ada satu kutipan yang mengatakan bila

' Bila itu membuatmu takut,
mungkin itu adalah hal baik untuk di coba.
- Seth Godin ' 


Jadi kenapa tidak di coba? 

-
If everything going as smooth as plan,
then
My solo travel to Seoul is my very ever Solo Travel.
I always travel with my family or with my best buddy, and one of them is Nona!
The reason i never try solo travel is :
1. If i'm alone, i feel lonely;
2. To lazy to google about great place etc;
3.  Can't read map, Can't remember path (TxT)

So solo travel is something out of my comfort zone
Something that make me scared a lot. But hey!
Success is something out of your comfort zone rite?

and another hey! is
' If it scares you, it might be good thing to try
-Seth Godin ' 

So�
why don't i try ? 

-
Lalu � 
kenapa Seoul ?
alasan utama adalah
karena sudah bukan rahasia lagi kalau aku amat sangat
menyukai Korea Selatan.
Jadi google tentang Seoul bukan hal yang membosankan untuk aku 
Ehehe�
 
Lalu...  
2 (dua) tahun yang lalu, 
aku sudah pernah summer school di Inha University, Incheon 
dan hampir setiap hari berkeliling Seoul 
jadi Seoul sudah bukan tempat yang sangat asing untuk aku. 

Lalu�
Transportasi di Seoul sangat mudah 
petunjuk jalannya menggunakan minimal 3 bahasa 
yaitu Bahasa Korea, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin 
beberapa tempat sudah menggunakan Bahasa Jepang juga. 

Lalu� 
Seoul adalah kota yang ramah dengan turis. 
Baik penduduknya, juga fasilitasnya. 
Berdasarkan pengalamanku
Walaupun mereka kota modern, 
tapi peduduk Seoul tidak keberatan bila ditanya arah. 
Mereka akan menjelaskan bahkan tak jarang 
mengantarkanmu ke tempat yang kau tuju. 
selain itu, 
di setiap tempat yang ramai turis, 
seperti Myeong Dong dan lainnya 
kamu akan menemukan sekelompok orang 
berrompi merah dengan tanda'i' 
yang menguasai beragam bahasa 
yang bisa kamu tanyakan tentang area wisata tersebut. 

Lalu� 
karena aku menguasai bahasa korea sedikit. 

Lalu� 
karena aku ingin menjelajah berbagai tempat di 
Korea Selatan, bukan hanya Seoul 
jadi cepat atau lambat aku memang harus berpergian sendiri 
ke Negeri Gingseng itu. 
Jadi kenapa tidak mulai dari sekarang?

-
Then�
Why Seoul?

The Main Reason is
Not a secret that I really really like South Korea So much,
So doing some research about Seoul is fun !
ehehe�

then�
2 years ago
I went summer school at Inha University in Incheon.
Almost every day My Friends and I went to Seoul,
So Seoul not that strange for me.

then�
Transportation in Seoul is very convenient.
Most of direction use minimum 3 language, such as
korean, english, and mandarin
some of direction already use Japanese too

Then�
Their citizen is tourist friendly.
I you ask them about place or direction.
they will not hesitate to explain you,
some of them even will escort you.
and in tourist attraction 
you will find a buch of people who wearing
red vest with 'i' sign at their chest.
they can speak multi language.
so You can ask them about that place to them.

then�
I can speak korean a bit

then�
I want to explore many places in South Korea,
not only Seoul
so soon or later i will do Solo Travel to this Ginseng Country.
So why don't start now? 

-

Bagaimana Reaksi teman-teman aku?
Sebagian mengatakan
'Ke Korea? Seru banget!'

Sebagian mengatakan
'Sendirian? Gak salah?'
Tapi aku tidak peduli.

karena salah satu artikel di Lifehack lagimengatakan kalau setidaknya kita perlu untuk melakukan
Solo Travel, setidaknya satu kali dalam hidup kita.
alasannya adalah :

1.  Kamu akan semakin tangguh;
Ketika berwisata sendiri, tentu kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan 
yang kamu harus tanggulangi sendiri. 
Dengan bisa menanggulangi kesulitan-kesulitan itu sendiri, 
kamu jadi semakin sadar akan kemampuan yang tersimpan 
dalam diri kamu dan hal itu membuat kamu semakin percaya diri. 

2. Akan menanggulangi penghambat travel;
Dengan berwisata sendiri 
tentu sudah tidak ada lagi yang bisa menghambat kamu. 
Setiap kali kamu ada waktu dan dana, 
kamu tidak perlu lagi menunggu teman. 
jadi kamu bisa pergi kapanpun yang kamu mau. 

3. Keluar dari zona nyaman;
Berwisata sendiri membuat kamu datang ke tempat baru 
dan juga mengalami hal-hal baru, 
dan tak jarang sangat asing dengan hal-hal disekitarmu.
Hal itu tentu membuat kamu keluar dari zona nyaman kamu, 
tapi juga membantu kamu berkembang jadi orang yang lebih baik. 
Karena kamu belajar untuk menanggulangi kesulitan-kesulitan itu. 

4. Belajar untuk mengambil keputusan sendiri; 
Ketika kamu berwisata sendiri, 
tidak ada lagi teman atau orang yang bisa kamu ajak 
berdiskusi untuk mengambil keputusan. 
Alhasilnya kamu harus mengambil semua keputusan sendiri. 
Kabar baiknya adalah 
ketika kamu mengambil keputusan yang tepat, 
kamu bisa semakin mempercayai diri kamu sendiri untuk kedepannya. 

5. Mengisi kembali 'baterai' diri; 
Dengan berwisata sendiri kamu 
bebas melakukan apapun yang kamu mau, 
tidak perlu jaga image, 
pergi kemanapun yang kamu mau, dan lainnya 
hal itu membuat kamu menjadi rileks dan santai.
Sehingga kamu tenaga kamu jadi terisi untuk memulai aktivitas baru

6. Kamu akan terinsipirasi; 
Pertualang seru dari solo travel ini 
bisa membuat kamu akan semakin terinsipirasi 
dengan banyaknya hal-hal baru yang kamu temukan.

7.bertemu dengan banyak orang baru;
Karena kamu berwisata sendiri, kamu tidak ada teman mengobrol. 
jadi bukan hal asing kalau kamu akan memulai percakapan 
dengan orang-orang yang baru kamu temui. 
Hal baiknya, berbicara dengan orang-orang baru ini 
bisa menambah wawasan kamu dan membuka pandangan baru. 

8. Kamu lebih mengenal diri kamu sendiri;
Ketika kamu berwisata sendiri, 
kamu jadi punya waktu untuk mengenal diri kamu sendiri.
Kamu jadi memilik waktu untuk merenung,
memikirkan tentang mimpi-mimpi kamu,
prioritas kamu, kekurangan, dan bahkan kelebihan yang kamu miliki.  


9. Meningkatkan rasa simpati dalam diri;
Dengan berpergian sendiri kamu bisa melihat pandangan kamu 
semakin terbuka. Kamu bisa mengalami pengalaman baru dan melihat 
hal-hal baru di tempat yang kamu kunjungi itu. 
Tak jarang pengalaman kamu, bisa membuat kamu lebih bersyukur 
dan menghargai apa yang kamu miliki saat ini. 

10. melakukan hal yang kamu mau;
Dengan berpergian sendiri, 
kamu bebas memilih ke tempat yang ingin kamu kunjungi, 
makan apa, 
pergi jam berapa, dan lainnya. 
 
11. Belajar untuk menikmati waktu sendiri;
Berpergian sendiri membuat kamu sadar kalau 
kamu luar biasa. 

Jadi menurut aku, 
berpergian sendiri bisa membuat kamu lebih mencintai diri sendiri. 

 
12. merindukan orang-orang yang kamu cintai. 
ketika kamu sendirian, 
kamu akan merasa rindu kepada orang-orang yang kamu cintai, 
seperti keluarga, teman dekat, atau pasangan kamu. 
Dengan begitu kamu akan lebih menghargai mereka, 
kebaikan-kebaikan mereka, 
alasan kamu menyukai mereka, dan tak sabar untuk berbagi pengalaman 
kepada mereka.

Banyak hal baru yang bisa kamu dapatkan
ketika kamu berwisata sendiri,
tapi setelah melihat galeri foto dan makan
ada beberapa hal yang membuat aku sedikit sedih,

yaitu enggak ada orang yang akan menfotoin kamu
ditempat tempat bagus.
dan tidak ada teman untuk berbagi makanan
karena seperti yang kalian tahu,
porsi makan manusia dari asia timur
sangat BESAR! 


( TT ^ TT)

HUWEEE�
Oh ya�
artikel sebenarnya bisa kamu baca 
disini :
 12 Reason You Should Travel Alone at Least Once in Your Life  

-
How Surround me react � 
Some of them said 
'South Korea? So much fun!' 

but some of them also said 
'Alone ? Are You Kidding'

but i don't care 
because i read an article for life hack again, 
you need to travel alone at least once in your life. 
 
want to read? 
you can read here : 
12 Reason You Should Travel Alone at Least Once in Your Life

But then! 
after look up gallery from my smart phone
and while eating
I remember something disturb me a bit
i am thinking about
who gonna take a picture of me?
then
am i have to eat that big portion of food alone?
* cos u know that east asia food portion really big!

what should  i do? 
(TT ^ TT)
-

Sekian untuk post-an hari ini
gonna see you again ~ <3

jangan ragu untuk berkomunikasi dengan aku via
-dont hesitate to contact me by :-
email : karizza.rakmavika@gmail.com
Instagram : @zsa_rakmavika
twitter : @rakmavika_girl

xoxo
karizza rakmavika

Selasa, 11 Agustus 2015

This is what almost 2 looks like


 Pretty cute, huh?



We are approaching the close of Grace's second year and we have a full fledged, independent woman on our hands.  She's becoming so capable and brave, yet still innocent and totally dependent on her people to take care of her sweet spirit.

Her greatest achievement these last few months is talking.  It's still an interesting dialect, but she can nail multiple two syllable words and even string together a few sentences. "I love purple!"  "I love yellow!"  "Ta-oh" (Taco.)  She offers up please and thank you, unprompted, from time to time and it makes my heart so proud!  She sings the ABCs like a boss and can count to 10. I think she even knows what numbers mean, like it's not just rote.  I'm so so hopeful she got her dad's math brain and not her mom's hollow, cobwebby cavern where numbers go to die.

We have had some really awesome adventures this summer, including our favorite family reunion week, and I don't think we've been home for more than a few days at a time.  Grace has been a trooper and thrived on the adventure and attention.  Early in summer we went strawberry picking, to say she liked it would be a mild understatement:



We like to spend the afternoons by the pool (she puts her face in and blows bubbles!), or the beach, or dragging all of our toys outside and playing in the garage like a bunch of hillbillies. 

#modellife

She loves to jump, both feet off the ground, when she gets excited.  It's so endearing and people stop to smile at her, at her unbridled joy of jumping, just because she can.  She still loves to dance--Bad Blood, Uptown Funk, Shake it Off, and Trap Queen top the charts around here...in fact, we were at the library with Mimi a few weeks ago when she asked for Bad Blood after we finished singing the (lame but) age appropriate "Super Hero Super Reader" song...and then the librarian politely pointed out where we could find some age appropriate CDs. #mimifail

She likes to count us off to get things started by saying "read-y go!" and loves to be the center of attention "watch me!" and performs a fancy new dance move, three-legged dog, or sings us a verse of a new song she just made up.  It's usually high pitched and consists of the word "naaaah" over and over again.


"Read-y go!"




She almost exclusively wears dresses, loves to eat hard-boiled eggs for a snack, and is already a master of putting off bedtime; asking for more milk, more water, more songs, and choosing the longest book we own as her bedtime story, a Dora learn to read chapter book that has 105 (short) pages.  Then she demands to hold said book as she falls asleep ("one one more! one one more!").  Cute, but not very comfortable if you're the mom that puts her to bed. Speaking of mom, she still really likes me.


"no, mommy."

Her favorite activities mimic her daily life, putting her animals and dolls to sleep, waking them up, feeding them, chucking them across the room (?), having them go potty. She has 18 thousand cell phones and she loves to carry them around and say, "Hewwww-oooow?"  "Hewww-ooow E?" Heww-ooow, little Elmer Fudd. It's so neat to see her practice the behaviors she's learning and to observe all the little things she picks up just by watching.  (Time to clean up the language, Attorney Nycz.) She's been a really adventurous eater this summer, her favorite things include: mac and cheese (which she chants for, mac and cheese! mac and cheese!), hot dogs (ha-dahs), french fries ('ries) and her favorite, ketchup (guppie).  I know this is the actual list of worst foods to feed your kid, and I want to assure you that she also eats fruit and wo-wo and vegetables and let's just say while she inherited her dad's palate she got her mom's metabolism. For now. Whew.  Also I will forevermore call ketchup guppie.  I encourage you to do the same.  Try it.  No seriously try it it's so fun.

We've spent a lot of time with my family this summer, mostly because my family enjoys doing things that are age appropriate for little children -- picnics, zoos, farms, ice cream-- and Grace gives us an excuse to do these things and not feel weird about it.  Like when Anna stalked a kid at the farm to get her hands on this adorable little kitten, whom Grace named Cupcake, or Cuppy for short. Sometimes we get together and do a group work out, and Grace cranks out pushups and squats and tricep dips with the rest of us.  Then she asks for purple yippies, and we go inside and put on chapstick and have a snack.  Priorities.



 There are so many, many things I want to remember about this precious girl and I know there are already so many endearing things I've forgotten (remember when she used to click her tongue to say yes?) how can I contain it all? Grace, you make life sunny and sweet just by being you.  Cheers!















Senin, 03 Agustus 2015

BIG BANG MADE TOUR IN JAKARTA




Sabtu, 1 agustus 2015 
adalah hari yang sangat menyenangkan. 
Salah satu hal yang menyenangkan adalah 
BIG BANG MADE TOUR IN JAKARTA 

-
Saturday, 1st of August 
such a Happy day. 
One of the reason is
BIG BANG MADE TOUR IN JAKARTA 
-


-IF You-


 Ini bukan pertama kali Big Bang 
mengadakan konser di Indonesia, 
tapi Big Bang Made Tour In Jakarta 
adalah konser Big Bang pertama yang aku saksikan. 

Apakah aku baru menyukai Big Bang? 
Jawabannya adalah tidak! 
Sebenarnya aku sudah menyukai Big Bang sejak masa 'Haru-Haru' 
tapi setelah itu mereka lebih aktif di Jepang 
dan kembali aktif di Korea Selatan dengan Music Video yang bermodel bule bule itu, 
akhirnya aku pindah aliran. 
tapi G Dragon selalu di hati 
ehehehehe 

-
Big Bang Made Tour is My First Big Bang Concert! 
Actually  I love  Big Bang since their 'Haru Haru' day 
but after that, they more active in Japan 
then come back in South Korea with some america style Music Video
so I kind of move on from them.
except G-dragon 
who always in my heart
-

Lighting Konser  Big Bang Made Tour sangat luar biasa, 
sampai Nona, sahabatku merasa tidak seperti sedang nonton konser K-pop
- Lighting was really really amazing-

Hampir sama seperti konser-konser lainnya, 
aku tidak membeli tiket secara official. 
Jadi akhirnya Nona dan aku berburu calo sebelum konser dimulai. 
Pengalaman nona 3 tahun yang lalu,  Konser Alive in Jakarta ,dia beli tiket seharga Rp 1.700.000,00 
dengan harga Rp 750.000,00 setelah 3 lagu. 
Jadi kami merasa yakin kalau untuk konser  kami pasti mendapatkan hal yang sama. 

Namun sepertinya, perkiraan kami salah.
Karena nyatanya keadaan sudah tidak sama seperti beberapa tahun yang lalu. 
Dulu, 
ketika intro mulai dimainkan, 
para calo yang ketakutan mereka tidak mendapatkan uang 
dan mulai menurunkan harga. 
Sedangkan sekarang, 
ketika intro dimainkan, 
kami yang kalang kabut karena tidak berhasil mendapatkan tiket 
sedangkan para calo malah menjual tiket dengan harga yang lebih mahal. 
Kezel! 

Tidak berhasil dengan calo, 
kami berdua menuju ticket box. 
Berharap ada promosi beli satu gratis satu seperti Super Show Ke-6nya Super Junior 
tapi sekali lagi kami salah! 
Nyatanya masih banyak VIP yang mengantri di tiket box, 
walaupun di dalam sudah menyanyikan lagu ke 5. 
Aku dan Nona jadi agak ketar ketir! 
karena�, 
Ya! Kami mau menonton Big Bang! 
Teman-teman kami yang sudah menonton di Seoul dan Singapura 
mengatakan kalau konsernya LUAR BIASA! 
Kami jadi semacam penasaran. 

Lalu
entah bagaimana
aku dan nona bertemu dengan senior kami dari  Universitas Indonesia. 
Setelah mengobrol dengan diiringi oleh suara para personal big bang, 
mereka bercerita sedang mau mencoba masuk 
dengan tiket palsu kelas Pink yang dibeli dengan harga Rp 1.000.000, 00 
Kalau mereka berhasil, kami berpikir untuk melakukan hal yang sama. 
Dengan jantung berdebar-debar kami berdua menyaksikan ketiga senior itu 
menembus perjaga tiket. 
dan� 
 mereka tidak berhasil! 
kami berdua kembali desperate! 

Namun setelahnya,   terjadi percakapan ajaib antara kami dan ketiga senior kampus kami. 


Abang - yang menurut aku mirip sama Bruno Mars- :  Kalian berdua aja? 

Aku dan Nona menganggukan kepala 

Abang Bruno Mars : Kalau gitu ambil jatah tiket kita aja, soalnya cuma ada dua tapi kita mau nonton bertiga. 

Kami berdua bingung. 

tapi dengan sigap abang Bruno Mars, mengeluarkan smart phone-nya dan menelepon temannya. 
Tak lama kemudian, kami berdua diboyong ke suatu ruangan yang tidak gelap.  
Abang bruno mars dan temannya  yang tadi di telepon itu 
melakukan percakapan yang intinya menyuruh untuk memberikan tiketnya ke kami. 
yaitu tiket Yellow dan Tiket Blue. 
aku dan nona bertatapan karena berarti kami harus berpisah! 
tapi akhirnya kami memutuskan untuk menerima tiket itu 
dan membayar uang terima kasih masing-masing Rp 500.000,00 untuk teman abang Bruno Mars 
dan setelahnya berlarian menuju pintu masuk konser. 
sepanjang lari itu, kami memutuskan untuk mencoba masuk ke Blue 
dan berhasil! Tidak diperiksa! 

begitulah kami akhirnya berloncat-loncatan menikmati konser tersebut selama 1.5 Jam. 
dengan total biaya Rp 1.000.000, 00. 
Performance Big Bang malam itu sangat menyenangkan, 
Bahkan Leader G-Dragon berbaik hati dengan mengingatkan para VIP Indonesia agar tidak saling dorong mendorong, 
tapi entah mengapa  merasa datar-datar saja setelahnya 

-
Until The - D, 
me and my friend, Nona didn't have a ticket, 
we believe we will got a ticket with half price after Big Bang sing their third song. 
That really happened three year ago. 
Not Now! 
because even after big bang sang their fifth song, 
people still queuing  in ticket box to buy their concert ticket. 

We felt a bit anxious, 
We want to see their concert. 
Because everybody who already saw their concert in Seoul and Spore 
said that their performance really-really amazing. 
Ya! We want see they concert but 
not that kind of pricey ticket! 

somehow� 
magic happen to nona and I. 
We met our senior for University of  Indonesia. 
and He told us that his friend -who work for promotor - still has 2 ticket, 
for blue and yellow section. 
Nona and I look for each other, cos it's mean that we have to separate. 
and that not Fun! 
but first we paid that tickets 
we only pay Rp 500.000,00 for each ticket 
and when we was running to concert hall 
we decide to get in at blue section! 
and we did it!  
Yes! We watch Big Bang Concert! 

We singing, dancing, and jumping for 1.5 hours. 
big bang performance was really amazing 
but we didnt know why. 
We felt flat after watching them. 

-



-Let's Talk About Love -

Dan dalam waktu beberapa menit, 
dari berbagai sosial media. 
kami tahu kalau bukan hanya kami berdua yang merasa datar-datar setelahnya, 
tapi semua orang yang menonton Big Bang Made Tour In Jakarta. 
Bahkan banyak yang marah,  kesal 
dan mengatakan kalau konser ini ada konser Big Bang yang terburuk! 
Penyebabnya bukanlah penampilan dari Big Bang, 
melainkan karena kompetensi dari promotornya yaitu Mecimapro. 

-
Later on, 
we know that not only Nona and I who felt flat after the concert, 
but mostly VIP felt like that. 
They said that they felt mad,  disappointed, and said 
this is WORST Big Bang concert ever! 
Why? Because the promotor, Mecimapro can't  handle this concert properly .
 various complains went viral in every SNS. 
-

Setelah konser Big Bang berakhir 
dan para penonton  mendapatkan signal untuk berbagi, 
langsung beredar keluhan keluhan tentang konser 
dan kinerja dari Mecimapro yang buruk di berbagai media sosial. 
Bagaimana buruknya Sound System
 (Yang nyatanya memang buruk! Baru aku sadari karena biasanya kalau nonton konser itu jantung sampai ikut deg-degan karena detumnya dan kuping akan sedikit bindeng setelahnya. Tapi kali ini tidak! Nyatanya aku dan nona malah bisa ngobrol santai di dalam. 
Bahkan salah satu temanku yang berada di deretan belakang, 
mengatakan bahwa mereka tidak bisa mendengar jelas
 nyanyian dan ucapan personal big bang 

-
Sound System so bad! 
my friend in back section said 
that he couldn't hear what big bang member said or sang. 
-


Bagaimana buruknya tata panggung. 
Yang sangat 100% benar! 
lihat saja pemandangan di foto-foto ini. 

-This is view for people who paid Rp 1.800.000,00. We barely see big bang member -

walaupun aku membeli tiket ini seharga Rp 500.000,00 
karena secara ilegal. 
Tapi bayangkan para VIP lainnya yang membeli tiket seharga Rp 1.800.000,00 
dan mendapatkan pemandangan seperti ini?
Mereka mengeluh seperti hanya menonton Pentas Seni sekolahan. 

-
Worst stage ever! 
Only square stage like high school prom night stage 
and that why, we can't see big bang member. 
-

Selain itu, juga banyak dikeluhkan tentang sistem antri yang tidak diatur, 
bahkan sebelum para penonton masuk semua, 
Mecimapro sudah memulai konser terlebih dahulu. 
Lalu juga mengeluhkan tidak ada tanda-tanda akan kehadiran konser Big Bang
dan itu aku alami, satu poster pun tidak ada. 
Aku sampai bingung, di hall mana konser akan diadakan. 
sedangkan konser Alive, 
bahkan setelah konser pun 
iklan iklan big bang masih bertebaran di mana-mana. 

-
There isn't sign or poster 
about Big Bang Concert in 
concert hall. 
I even confused where the event 
will be held. 
-

intinya semua sangat kecewa dengan kinerja Mecimapro. 
Para VIP sekarang baru menyadari mengapa SS 6 juga sangat mengecewakan. 
semuanya memutuskan tidak akan menonton konser lagi apabila promotornya adalah Mecimapro.   

Tapi walaupun begitu, ada beberapa kabar menyenangkan 
pertama! 
Big Bang sangat menyukai semangat dari VIP Indonesia 
bahkan di Instagramnya G-Dragon mengatakan 'BEST SHOW EVER' 
Kedua! 
Ketika menunggu konser ini, 
aku bertemu dengan teman-teman kuliah S1 yang juga para pencinta Kpop 
Amazing! 

kesimpulan : 
kalau Mecimapro mungkin akan banyak yang tidak mau menonton

-
So! If Mecimapro will handle some concert again, I will  not watch it!
-

Oh ya!
I put some video in My instagram account
feel free to watch it!
here

xoxo,
Karizza Rakmavika