Fuuh�
Fuuh�.
Aku niupin debu dari blog ini,
maaf ya teman-teman kalau sudah lama sekali aku enggak menulis di blog ini.
Alasannya enggak berubah, yaitu sibuk kuliah dan menulis�.
tapi alasan menulis ini benar lho!
sudah ada novel yang aku kirimkan ke Gagas Media dan penerbit lainnya.
Doakan diterima ya jadinya teman-teman bisa membaca tulisanku selain Secret Admirer.
Rencananya kalau tulisan aku yang ini berhasil di terbitkan, aku mau mengikuti saran-saran dari penulis senior lainnya, yaitu membuat Fanpage di Face Book.
Semoga Jadi kenyataan!
*Amin*
Balik ke judul post-an ini!
yaitu tentang Yang aku dapat dari magang, tentunya selain ilmu praktek kerja Notaris PPAT dan uang jajan tambahan ya�
Ehehe�.
Bagian lain yang aku suka dari Kantor Notaris
setiap beberapa hari sekali, bunganya di ganti�
wangi sekali�
1. BERSYUKUR AKAN KEADAAN AKU SEKARANG.
Jujur waktu aku memulai magang, ada sedikit masalah yang menimpah diriku.
Aku jadi sering menangis dan berpikir kenapa jadi begini sih? Kenapa datang sekarang? Kenapa aku harus lanjut kuliah dan enggak bekerja saja? Pokoknya�, aku terus menyesali kehidupan yang sudah aku jalankan. Lalu akhirnya aku masuk magang dan bertemu dengan banyak orang di tempat kerjaku.
Di tempat aku bekerja, banyak anak-anak yang berusia di bawah aku sudah bekerja sebagai tukang bersih-bersih kantor. Melihat keadaan mereka aku jadi lebih bersyukur dengan keadaanku sekarang waktu itu, bahkan sampai sekarang.
Sebenarnya selama ini aku sudah tahu kalau diriku sangat beruntung. Aku lahir pada keluarga yang rukun dan berkecukupan. Lalu akupun bisa mendapatkan pendidikan dari salah satu tempat yang baik di Indonesia. Aku selalu tahu betapa beruntungnya aku.
Tapi selama ini hanya tahu tapi tidak benar-benar merasakan dan mengucap syukur kepada Tuhan.
Jadi saat magang itu, mata hatiku terbuka.
Aku jadi sadar betapa beruntungnya aku, bahkan walaupun masalah itu masih tersisa tapi aku merasa aku bernasib baik. Bahkan sampai sekarang aku berpikir seperti itu.
Terima kasih Banyak Tuhan!
Hadiah perpisahan yang aku berikan
kepada orang-orang yang bekerja di Kantor Notaris itu.
Buat kenang-kenangan.
2. SETIAP ORANG MEMILIKI MIMPI YANG BERBEDA.
Ada lagi pencerahan unik yang aku dapatkan saat aku magang adalah Setiap orang memiliki mimpi yang berbeda.
Selama ini aku pikir kalau setiap orang harus dan pastinya memiliki mimpi yang setinggi lagi bahkan tembus dari langit kalau bisa *saking tingginya.* Namun saat magang ini aku jadi sadar kalau orang boleh kok punya mimpi yang sederhana dan ternyata kebahagiaan saat mencapai mimpi sederhananya itu juga membuat dirinya bahagia.
Jadi ceritanya saat aku magang, ada satu cewek yang sudah menikah dan lagi hamil. Umurnya sama dengan aku dan pendidikannya SMA. Sebut saja namanya 'Melati' *ihihi*
Si Melati ini, kalau menurut aku, pekerjannya rapi dan smart, sifatnya tegas dan kerjanya sangat efisien dan cepat. Dimata aku dia tipikal orang-orang yang akan berhasil suatu hari nanti.
Dan tidak bisa membohongi kenyataan, saat ini anak yang hanya lulus SMA akan sulit untuk kerja di kantoran, padahal dia cocok untuk pekerjaan itu. Jadi aku tanya ke si Melati, kenapa dirinya enggak lanjut ke pendidikan S1?
Lalu dia jawab, iya sih banyak yang suruh aku begitu. Belajar lagi dan kerja di kantor, tapi gimana ya? sekarang ini aku udah bahagia. Aku udah jalanin hidup yang aku ingini, aku lulus SMA, kerja di tempat yang layak, nikah, dan jadi istri juga ibu yang baik. Aku udah puas kok. Jawab dia.
Lalu aku terdiam.
Aku jadi tahu, ternyata mimpi orang itu beragam.
Ada yang mau bermimpi tinggi dan berusaha keras mencapai mimpi dia itu.
namun juga ada orang yang bermimpi sederhana dan damai dalam mimpi sederhananya itu. Menurut aku pribadi enggak ada yang salah dan semuanya benar, yang penting orang itu bahagia.
Jadinya aku enggak lagi memotivasi dia untuk lanjutkan pendidikan.
karena toh dia sudah hidup di mimpinya dan bahagia.
3. NANTI AKU AKAN MENJADI NOTARIS SEPERTI APA.
Dalam keluargaku tidak ada yang pernah bergerak di bidang hukum. Tidak ada satupun dalam silsilah keluargaku yang bekerja sebagai lawyer, pengacara, ataupun Notaris.
Jadi aku sangat buta dengan pekerjaan-pekerjaan di bidang hukum ini dan karena itulah aku magang, untuk tahu bagaimana kerja notaris.
berdasarkan pengalamanku bekerja di kantor Notaris ini, aku ingin menjadi Notaris yang disegani bukan ditakuti oleh para karyawanku.
walaupun karyawanku sudah banyak, aku ingin aku tetap berada di Kantor dan mengetahui semua akta yang keluar dari kantorku.
semoga aku bisa jadi sosok yang aku idam-idamkan ya�
*sekalilagi AMIN!*
17 Oktober 2014
@ Rumah Wortel III


0 komentar:
Posting Komentar