Jumat, 08 Agustus 2014

Tteokbokki Pertamaku di Korea Selatan.


Setelah mengitari area Hongdae di pagi hari, kami kembali ke Guest House untuk beristirahat dan dijelaskan tempat-tempat yang sebaiknya kami kunjungi selama di Hongdae. 

Sore hari saat energi kami telah terkumpul, kami kembali keluar dari Guest House untuk berjalan-jalan dan mencari makan malam. 
Ketika berjalan-jalan ada yang menarik perhatian kami bertiga  (Aku dan dua temanku, Sasi dan Nona) dan pastinya semua penggemar budaya Korea Selatan, yaitu Tteokbokki. 

Jadi tanpa perlu bla bli blu, 
kami segera berlari ke arah gerobak ajjuma dan memakannya setelah kami menfoto-foto tteokbokki pertama kami di Korea Selatan. 





Foto-Foto yang kami ambil untuk mengenang dan pamer di SNS 
kalau kami sudah mengecap Tteokbokki pertama kami 
di Korea Selatan.


Untuk teman-teman yang kurang tahu apa itu tteokbokki, sini aku jelaskan�. Hehehe�.

Gambar makanan merah nan menggiurkan di samping adalah Tteokbokki, yaitu kue yang terbuat dari beras dan di tumis bersama dengan saus cabe  merah, yang disebut gochujang.   
Merupakan salah satu makan ringan yang paling populer di Korea Selatan, terutama untuk para pekerja dan pelajar yang sibuk dan mencari sesuatu untuk mengisi perut mereka. 

PS: 
Bila penjualnya tahu kita bukan orang Korea Selatan, mereka pasti akan mengingatkan kita agar hati-hati karena rasanya pedas. Namun sebenarnya, saus cabe merah itu bukanlah apa-apa bila dibandingkan dengan cabe di Indonesia. 
Waktu musim panas tahun 2013, 1 porsi harganya 2.500 Won. 


Lalu � ,seperti yang teman-teman lihat.  
Di Korea Selatan, tteokbokki tidak di jual sendiri, seperti yang dijual pada restoran-restoran makanan Korea Selatan yang ada di Indonesia, melainkan memiliki makanan-makanan pelengkap lainnya. 
Dan pada kesempatan ini, akan aku jelaskan kepada teman-teman apa saja sih makanan pendamping dari tteokbokki di Korea Selatan itu� 

1. Twigim.


Twigim adalah makanan ringan yang bisa di makan sendiri atau di campurkan dengan tteokbokki
Bisa di bilang kalau ini adalah 'gorengannya' Korea Selatan, yaitu sesuatu yang dilumuri oleh adonan tepung dan di goreng dengan minyak panas (deep fried).  
Twigim sendiri memiliki banyak ragam, yaitu: 
* Gimmari : yaitu kimbab- nasi gulung dengan rumput laut; 
* Ojingeo  :  Cumi; 
* Gyeran   : Telur, yaitu telur rebus;  
* Gochu    :  Cabai Hijau;  
* Mandu    :  Pangsit; 
* Goguma : Ubi manis. 
Harganya sama dengan Tteokbokki, yaitu sekitar 2500 won untuk lima macam gorengan, sehingga kita bisa mencampurnya. 

2. Sundae

PERHATIAN !!! ini adalah makanan NON HALAL. 
Jadi buat teman-teman yang MUSLIM JANGAN MAKAN. 

Sundae adalah semacam sosis darah babi, namun isinya bukanlah daging melainkan darah babi yang dicampurkan dengan ketan lalu di kukus. 
seperti yang kamu lihat di gambar, sundae ini disajikan dengan garam yang bisa kamu cocol. 
Saat musim panas 2013, harganya adalah 3000won 
dan dapat di campur dengan bagian babi lainnya, seperti daging, usus kecil, hati, atau lainnya yang bisa kamu minta ada yang lebih sedikit atau banyak. 



3.  Odeng & Gug Mul . 
Odeng dalam bahasa inggris dikenal dengan sebutan 'fish cake', sedangkan menurut aku pribadi ini adalah bakso ikan goreng yang dipipihkan lalu di rebus.  
Rasanya sangat enak! Dan diantara yang lain, harga Ondeng paling murah, pada musim panas 2013, harganya adalah 500 won per tangkai. 
PS: 
Kalau ingin membelinya tidak perlu memesan tapi kita bisa langsung ambil dan si penjual akan menghitung jumlah tangkai yang sudah kita habiskan. 

Sedangkan yang dimaksud dengan gugmul adalah kuah kaldu. 
Jadi sambil menikmati snack kita, seperti tteokbokki, twigim, ataupun odeng, kita bisa menghirup kaldu hangat yang sangat kaya rasa ini. Biasanya si penjual akan menyajikannya dalam gelas kertas kecil. 
Lalu berapa harganya? harganya adalah GRATIS dan kamu bisa menambah sepuasnya. 
sangat menyenangkan bukan? bayangkan saja bisa kamu menyantap odeng hangat dengan kaldu hangat ini di musim dingin! pasti sangat nikmat


Teman perjalanan musim panasku, Nona dan Sasi, terutama Nona sangat menyukai OdengSekali datang ke kedai tteokbokki mereka bisa menyantap tiga sampai lima batang odeng.Nona bahkan pernah memakan lebih dari lima dan membuat ajjuma- bibi penjualnya terkejut dan akhirnya memberikan 3 tusuk odeng secara gratis. Sungguh luar biasa! 

Karena kita sedang membahas mengenai Hongdae, 
ada salah satu kedai Tteokbokki yang terkenal akan kelezatannya di Hongdae. 
Mungkin kalian bisa mampir ke sana saat berjalan jalan di Seoul, Hongdae, yaitu Hongdae Jophok tteokbokki  yang artinya adalah Hongdae Gangster Tteokbokki

8 Agustus 2014
@rumah wortel III
xoxo
Karizza Rakmavika <3

0 komentar:

Posting Komentar