Jumat, 17 Januari 2014

Aku adalah PLUVIOPHILE


Hello Karizza Rakmavika kembali menyapa ~ <3 
Hari ini aku sedang membalas twitter teman-teman aku.. 
terima kasih untuk salam- salamnya yang selalu menjadi semangat aku 
untuk menulis karya baru� 

saat ini aku sedang menulis tulisan yang baru, 
masih tentang kisah cinta dan remaja. 
Mohon doa dari teman-teman ya, 
supaya proses penulisan kali ini lancar dan pihak penerbit Gagasmedia 
mau kembali meloloskan tulisan aku yang baru ini� 
Mohon doanyaa�. ~<3 

balik ke topik twitter teman-teman�, 
salah satu twitter yang menarik perhatian aku adalah twitter dari @diansrenata <3 
Dian mention ke aku kalau hujan seperti ini�, dia teringat cerita Secret Admirer � 
lalu aku merasa senang <3 .. 



sejujurnya �, 
aku adalah Pluviophile � 
Buat yang tidak tahu tentang Pluviophile itu apa.. 
aku kasih penjelasannya.. 



Apakah kamu seorang Pluviophile juga? 
Di fakultas aku, ternyata banyak sekali Pluviophile�,
bagi aku�, 
setiap melihat langit yang berwarna kelabu dan gelap karena mendung� 
aku merasa begitu senang, 
 Warna langit seperti itu sangat menenangkan. 
Setiap mendengar suara rintikan hujan�,
sekali lagi aku merasa senang, 
suara rintikan hujan begitu merdu, 
begitu menenangkan.. 

banyak orang yang mengatakan bila hujan itu identik dengan kemacetan � #anakjakarta
itu memang benar sih� 
tidak bisa dipungkiri, 
tapi macet saat hujan, tidaklah terlalu buruk�, 
menurut aku si pluviophile�
melihat tetesan air hujan di kaca mobil itu indah, terutama bila malam hari.. 
ada cahaya-cahaya dari lampu-lampu jalan tol dan lampu mobil- mobil lainnya .. 

Tapi melihat banyaknya daerah yang terkena banjir dan banyaknya korban banjir di setiap musim hujan� 
aku jadi merasa bersalah bila menikmati hujan.. 

apakah hanya aku yang berpikir seperti itu? 
apakah aku yang bersikap berlebihan? 
bagaimana dengan teman-teman? 

ayo sharing pikiran teman-teman dengan aku.. 



Sekian�, 
xoxo 
Karizza Rakmavika 




0 komentar:

Posting Komentar