Senin, 01 April 2013

Kenapa Menulis?


Jujur ...
Sebenarnya akhir-akhir ini mood menulisnya sedang down banget...
ide ide cerita udah sesak memenuhi kepala...
tapi... malas untuk menumpahkannya...

Lalu kalau baca tweet-tweet dari teman-teman yang menyapa
dan menanyakan
'kakak novelnya gimana?'
'kapan nulis lagi?'
'ditunggu tulisan selanjutnya...'
Dalam hati pasti bilang
mau... mau banget nulis..
tapi saat berhadapan dengan layar mungil si Apel ini...
rasa malas merayap...
tiba-tiba terasa mengantuk...
alhasilnya enggak menulis..

Rasa bersalah juga sebenarnya kembali merayap bila melihat twitter penulis lainnya sudah mulai berceloteh tentang karya baru..
mereka sangat aktif menulis.
tapi.. tetap saja enggan untuk jari ini menari di atas key board. 

Mungkin rasa malas ini juga disebabkan karena masih sibuk mengurus perintilan skripsi.
Ditambah dengan masih ada kerjaan untuk membuat perjanjian untuk papa juga disertasi dosen.
Rasanya otak ini harus selalu bekerja hingga terasa sangat jenuh ini.
Alhasilnya... selama beberapa minggu ini musuhan sama key board 
dan si apel cuma di pakai untuk menonton Family Outing. ini kembali mengingat alasan aku menulis..

Minggu kemarin...
aku menonton film werewolf boy...
film romance dari Korea Selatan yang sesungguhnya ide ceritanya sangatlah simple tapi berhasil menggugah hati para penonton hingga berhasil memecahkan rekor dengan penonton terbanyak untuk gender romance..
sebuah film yang membuat aku sebagai penontonya, keluar ruang bioskop dengan hati berdebar-debar,
bahkan hingga saat aku membicarakan tentang film itu..
luar biasa bukan...

dan karena itu...
aku kembali mengingat...
apa alasan aku menulis sebuah cerita.. ?
kenapa aku menulis cerita dan ingin menerbitkannya... ?
kenapa aku ingin  orang membacanya...?
kenapa?

dan sejak menonton film werewolf itu aku kembali teringat alasa aku menulis...


aku... 
ingin menuliskan 
sebuah kisah cinta dari hatiku.. 
yang simple..namun  indah 
hingga  hati orang yang menikmatinya... 
dapat tergugah 
dan berdebar-debar.. 
aku ingin membuat cerita cinta 
yang bisa menginspirasi 
orang yang membacanya.. 


itulah tujuan aku menulis... 
aku kembali teringat tujuan aku menulis 
ditengah kesibukan ini.. 

Serpong, 
Selasa, 2 April 2013

0 komentar:

Posting Komentar