AM I LUCKY ??? DEFINITELY YES...
ehehehehe..
kalau enggak percaya buktinya adalah
aku punya kesempatan beasiswa dari Gagasmedia untuk ikut
kelas menulis dari Jakarta School.
kisah keberuntungan aku berawal dari email Kak Christian Simamora,
tanggal 10 Januari 2013 pukul 3:08.
Intinya, isi email itu menyatakan bahwa pihak Gagasmedia menawarkan aku dan beberapa penulis lainnya yang lebih berbakat ( Aveline Agrippina dan ALANDA KARIZA) kesempatan ikut beasiswa sekolah menulis dari Gagasmedia. Menurut Gagasmedia, dengan ikut kelas menulis dari Jakarta School kemampuan menulis fiksi kita akan berkembang lebih baik lagi.
Dan apabila kita terima kesempatan ini, konsekuensinya adalah enggak ada bolos-bolos karena membawa nama Gagasmedia dan sayang banget kalo kita bolos.
Jujur..., waktu membaca email ini, aku seneeeng banget.
Karena menurut aku, kesempatan ini sangat luar biasa.
Pengen banget langsung ketik Yes!! Yes!! untuk balasan email Kak Christ.
Tapi dengan adanya tragedi Skripsi yang sudah molor, aku merasa harus diskusi dlu dengan Papa dan Mama.
Untung dan Luar biasa, mereka berdua bilang.. "ikut Aja...", mengingat track record mereka yang jarang dukung aku ambil sesuatu yang informal.
Sooo..., tanpa berpikir panjaang, aku langsung balas email Kak Christ dan bilang kalau aku berminat
mengambil kesempatan itu dan terima kasih juga untuk kesempatannya.
hari demi hari berlalu (Again #ceilehpangkallebay)
email-email tentang sekolah menulis by Jakarta School mulai berdatangan.
Akhirnya muncul rasa penasaran siapa temen-temen yang dikirim gagasmedia nanti dan aku mulai stalking dari alamat email-email lain yang ditujukan oleh Gagasmedia.
Kisah Stalking itu membawa takut,
rasa takut kalau diri ini enggak mampu, rasa takut kalau diri ini enggak kompeten,
saat tau kalau teman-teman menulis aku lainnya adalah:
Alexander Thian, Adelia Azfar, Mita Michan Supardi, Nilam Suri, Ricky Susanto, dan lainnya.
Rasanya mau nangis banget, kalau aku yang baru dengan Secret Admirer yang juga entah karena betul-betul mampu atau sekedar beruntung itu dijajarkan sama mereka semua.
hati ini ciut rasanya.
aku segera kembali ke pelarian Kak Rani, bilang kalau aku minder banget dan gimana kalau aku bego
dan kembali masuk balasan Kak Rani yang bijaksana...
"Hey justru itukan, Dengan adanya sekolah menulis itu justru bikin lu jadi jago. Ingetkan dulu lu waktu kelas gw parah banget. Tapi liat sekarang, novel lu udah diterbitin juga. Intinya adalah selama elu mau belajar, enggak akan ada yang sia-sia.Lu belajar dengan baik apa yang gw kasih makanya bisa kayak gini dan gw yakin kalo Christ juga ngeliat hal itu. Jadi jangan minder, tapi tekunin dengan serius dan tunjukan hasilnua. Buktiin sama gw dan gagasmedia kalau mereka tepat memilih lu. HWATING!!! GANBATTE!! *wink*"Sms Kak Rani 100% benar dan kalau aku mundur, kapan lagi kesempatan seperti ini datang?
mungkin gak akan ada lagi..., Soo... aku memutuskan jangan minder dan terlalu banyak berpikir,
tapi lakukan saja dan DO THE BEST!!
aku cerita hal yang sama ke my big Sistar, Ce Tata...
dia bilang hal yang sejenis dengan Kak Rani, bahwa
justru kesempatan kayak gini yang aku butuhkan,
bergaul dengan orang-orang yang punya kemampuan lebih
supaya kita enggak puas diri dan ingin selalu belajar.
tentunya belajar dan serap ilmu mereka juga..
well..., akhirnyaa...
semakin bulat tekad aku untuk ikut kelas menulis by Jakarta School itu..
belajar dari kelas dan juga orang-orang sekelilingku nanti
kelas pertama akan ada 2 FEBRUARI 2013 ini..
stay tune yang untuk ilmu yang aku dapat di hari pertama..
izin dulu yaa..,
aku mau kerjain PR,
karena disuruh kirim malam ini, bab 1 atau cerpen karangan kita..
bye bye..
Best Regard,
Karizza Rakmavika
"