Rabu, 30 Januari 2013

SEKOLAH MENULIS by JAKARTA SCHOOL


AM I LUCKY ??? DEFINITELY YES... 
ehehehehe.. 
kalau enggak percaya buktinya adalah 
aku punya kesempatan beasiswa dari Gagasmedia untuk ikut 
kelas menulis dari Jakarta School. 

 kisah keberuntungan aku berawal dari email Kak Christian Simamora, 
 tanggal 10 Januari 2013 pukul 3:08.
Intinya, isi email itu menyatakan bahwa pihak Gagasmedia menawarkan aku dan beberapa penulis lainnya yang lebih berbakat ( Aveline Agrippina dan ALANDA KARIZA) kesempatan ikut beasiswa sekolah menulis dari Gagasmedia. Menurut Gagasmedia, dengan ikut kelas menulis dari Jakarta School kemampuan menulis fiksi kita akan berkembang lebih baik lagi. 
Dan apabila kita terima kesempatan ini, konsekuensinya adalah enggak ada bolos-bolos karena membawa nama Gagasmedia dan sayang banget kalo kita bolos. 

Jujur..., waktu membaca email ini, aku seneeeng banget. 
Karena menurut aku, kesempatan ini sangat luar biasa. 
Pengen banget langsung ketik Yes!! Yes!! untuk balasan email Kak Christ.
Tapi dengan adanya tragedi Skripsi yang sudah molor, aku merasa harus diskusi dlu dengan Papa dan Mama. 
Untung dan Luar biasa, mereka berdua bilang.. "ikut Aja...", mengingat track record mereka yang jarang dukung aku ambil sesuatu yang informal. 
Sooo..., tanpa berpikir panjaang, aku langsung balas email Kak Christ dan bilang kalau aku berminat 
mengambil kesempatan itu dan terima kasih juga untuk kesempatannya. 

hari demi hari berlalu (Again #ceilehpangkallebay)
email-email tentang sekolah menulis by Jakarta School mulai berdatangan. 
Akhirnya muncul rasa penasaran siapa temen-temen yang dikirim gagasmedia nanti dan aku mulai stalking dari  alamat email-email lain yang ditujukan oleh Gagasmedia. 

Kisah Stalking itu membawa  takut, 
rasa takut kalau diri ini enggak mampu, rasa takut kalau diri ini enggak kompeten, 
saat tau kalau teman-teman menulis aku lainnya adalah: 
Alexander Thian, Adelia Azfar, Mita Michan Supardi, Nilam Suri, Ricky Susanto, dan lainnya. 
Rasanya mau nangis banget, kalau aku yang baru dengan Secret Admirer yang juga entah karena betul-betul mampu atau sekedar beruntung itu dijajarkan sama mereka semua. 
hati ini ciut rasanya. 

aku segera kembali ke pelarian Kak Rani, bilang kalau aku minder banget dan gimana kalau aku bego
dan kembali masuk balasan Kak Rani yang bijaksana... 
"Hey justru itukan, Dengan adanya  sekolah menulis itu justru bikin lu jadi jago. Ingetkan dulu lu waktu kelas gw parah banget. Tapi liat sekarang, novel lu udah diterbitin juga. Intinya adalah selama elu mau belajar, enggak akan ada yang sia-sia.Lu belajar dengan baik apa yang gw kasih makanya bisa kayak gini dan gw yakin kalo Christ juga ngeliat hal itu. Jadi jangan minder, tapi tekunin dengan serius dan tunjukan hasilnua. Buktiin sama gw dan gagasmedia kalau mereka tepat memilih lu. HWATING!!! GANBATTE!! *wink*" 
 Sms Kak Rani 100% benar dan kalau aku mundur, kapan lagi kesempatan seperti ini datang?
mungkin gak akan ada lagi..., Soo... aku memutuskan jangan minder dan terlalu banyak berpikir, 
tapi lakukan saja dan DO THE BEST!!

aku cerita hal yang sama ke my big Sistar, Ce Tata... 
dia bilang hal yang sejenis dengan Kak Rani, bahwa 
justru kesempatan kayak gini yang aku butuhkan, 
bergaul dengan orang-orang yang punya kemampuan lebih 
supaya kita enggak puas diri dan ingin selalu belajar. 
tentunya belajar dan serap ilmu mereka juga.. 

well..., akhirnyaa...
semakin bulat tekad aku untuk ikut kelas menulis by Jakarta School itu.. 
belajar dari kelas dan juga orang-orang sekelilingku nanti 

kelas  pertama akan ada 2 FEBRUARI 2013 ini.. 
stay tune yang untuk ilmu yang aku dapat di hari pertama.. 

izin dulu yaa.., 
aku mau kerjain PR, 
karena disuruh kirim malam ini, bab 1 atau cerpen karangan kita.. 
bye bye.. 

Best Regard, 
Karizza Rakmavika 


"




Aku dan Menulis


Dulu kalau orang-orang nanya mengenai hobi, 
aku selalu jawab kalau hobi aku masak dan membuat kerajinan tangan. 
kalau ditanya sukanya apa, 
aku selalu jawab aku tertarik ke budaya asia timur, terutama Korea Selatan, dan fashion. 
aku enggak pernah menjawab kalau aku hobi menulis dan tertarik di bidang menulis. 

Aneh..., aku enggak pernah sadar kalau aku hobi dan tertarik ke bidang menulis, 
padahal disetiap ada waktu senggang aku selalu ketik-ketik novel. 


Kadang aku berpikir kalau menulis itu 
mungkin sudah takdir aku.. #ceilehpangkallebay.

Pemikiran itu berawal dari... 
saat aku berumur satu tahun. 
Entah budaya darimana, entah jawa atau Cina, tapi itu tradisi keluarga dan selalu dilakukan,  
kalau pas anak berumur satu tahun, kita disuruh merangkak dan mengambil barang-barang yang dijejerkan dihadapan kita dan saat itu, yang aku ambil adalah pensil. 
katanya sih, kalau anak yang ngambil pensil nantiny akan suka menulis. 

kalau melihat kebelakang,mungkin itu benar. 
dari SD sampai SMP aku senang menulis puisi dan cerita pendek. 
cerita-cerita itu nantinya akan dibaca oleh my little sistar, nana, 
dan aku akan senang banget waktu dia nanya, ada cerita lain gak ce? atau lanjutannya mana? 
Tapi kesempatan aku untuk menulis itu, mulai berkurang waktu menginjak kursi SMA. 
aku masuk ke SMA Santa Ursula dan sibuk belajar serta organisasi. 

Walaupun begitu,  di SMA Santa Ursula  justru ilmu menulis dan wawasan aku  bertambah. 
SMA Santa Ursula adalah sekolah yang sangat memperhatikan sisi kognitif muridnya dan karena itu, dia menyediakan berbagai kegiatan ekstrakuliler yang mewadahi semua minat siswanya, 
dari fashion sampai pencak silat.  Salah satu minat menulis, dimana minat untuk menulis itu diwadahkan melalui kegiatan ekskul CREATIVE WRITING. 

Di Creative Writing itu aku bertemu dengan Kak Rani, salah satu editor dari transmedia, yang masih satu group dengan Gagasmedia. 
Kak Rani adalah orang yang selalu menyemangati aku dalam dunia menulis, dulu dan sampai sekarang. 
Dulu aku selalu merasa kalau aku enggak punya bakat dan pengetahuan aku dangkal. 
Aku enggak tahu sastra dan sebagainya, yang aku tahu cuma tentang masak, fashion, dan korea. 
Tapi Kak Rani selalu bilang bahwa gak ada pengetahuan yang dangkal dan terus menyemangati aku untuk nulis. Menurut dia, semua orang bisa menulis baik kalau mau , karena menulis itu bukan bakat tapi kemampuan yang bisa dipelajarin. Sama seperti kegiatan lainnya, semakin banyak dilatih maka kemampuan nulis kita akan semakin baik. 

Berawal dari nasihat itulah aku terus berlatih menulis. Hingga akhirnya, terbitlah Secret Admirer... 
ehehe... 

Jadi..., teman-teman yang suka menulis dan ingin menjadi penulis. 
Jangan menyerah ya, terus menulis karena itu merupakan latihan agar kemampuan kita semakin baik lagi. 

kemudian, 
terakhir aku mau bilang makasih sekali lagi untuk Santa Ursula yang sudah mengadakan Creative Writing dan mempertemukan aku dengan  Kak Rani.

My First Post

Hi Hi semuanya... 
Karizza Rakmavika disini dan this is My First Post Ever! 
hahaha.. 
Sebenarnya, blog ini sudah di buat pada bulan Maret 2012, tapi aku belum pernah menulis satu hal pun. 
Alasannya merasa belum dan eksistensi dan belum ada hal yang bisa di bagikan dengan teman-teman semua.. 

Kalau sekarang..., dengan terbitnya Secret Admirer, aku merasa sebuah eksistensi 
juga  pengalaman yang bisa aku bagikan ke teman-teman. 
Jadi..., melalui blog ini aku akan berbagi dengan teman-teman pengalaman aku terkait perihal tulis menulis maupun pengalaman menarik lainnya. 

Sebenarnya...,
hal yang mendorong aku menulis blog ini adalah aku ingin berbagi dengan teman-teman ilmu menulis yang aku  akan aku dapatkan dari Sekolah Menulis Jakarta yang Gagasmedia adakan untuk penulisnya. 
Dari Tweeter aku tahu kalau banyak sekali teman-teman yang sangat tertarik dengan dunia menulis.
Jadi melalu blog ini mari kita berdiskusi dan tukar pikiran yaa... 

Best Regard 
Karizza Rakmavika